Generasi Muda Era Digital

-“Selamat datang di dunia modern abad millennium, generasi muda di era digital”-

Terdengar keren dan dahsyat, terlihat sangat futuristic dan penuh hal-hal yang menakjubkan.

Yap… ! memang demikianlah adanya, saat ini kita berada di zaman yang sangat canggih. Ini adalah zaman dimana gadget sudah seperti barang wajib  dan keramat untuk dimiliki. Ini adalah zaman dimana game, media social, dan semua alat elektronik modern yang serba menggiurkan mendominasi isi kepala. Ini adalah zaman yang sangat mudah untuk mengakses segalanya. Dari mencari sumber inspirasi keilmuan hingga menemukan hal-hal yang tabu dan haram untuk diperlihatkan.

Pantaslah.. jika 21 dari 100 anak remaja melakukan aborsi, 5 dari 100 anak remaja tertular penyakit menular dan 135 anak remaja mengalami kekerasan disetiap bulannya. Namun, hanya sedikit anak yang mampu bertahan di era digital ini karena bisa memanfaatkannya dengan baik.

Mengapa hanya sedikit ?? …..

Karena generasi muda kita belum siap, dan  kita sebagai orang dewasa yang ada didekatnyapun pingsan dan belum memberikan bekal yang banyak kepada mereka. Padahal menurut ibu Elly  Risman pakar Psikologi dan Konsultan Parenting mengatakan “predator perusak generasi muda menggunakan ilmu neurosains ( Cara kerja otak ) dan tahapan perkembangan anak untuk menghancurkan remaja abad ini “. Misi mereka adalah menjadikan generasi muda sebagai konsumen tetap jangka panjang, sehingga bisnis pornografi dan narkotika mereka jaya selamanya. Naudzubillaah… tsumma naudzubillaah.

Miris memang, namun itulah realitanya. Kembali hanya kepada Al-Qur’an dan Sunnah. Membayangkan wajah Rasulullah yang pasti tiada tara kemuliaannya, membayangkan bagaimana saat beliau berulang kali mengingatkan ummatnya tentang bahaya akhir zaman, sehingga dengan tegas beliau meminta kita untuk ‘menggigit’ dengan menggunakan gigi geraham agar tidak terlepas dari qur’an dan sunnah.

Mengingat hal itu, membuat kita selaku para orangtua harus berbenah diri. Sudah cukupkah bekal yang mereka miliki untuk bertahan di era digital yang sedang mereka lalui saat ini ?, Sudahkah kita ajarkan kepada buah hati kita tahapan cinta yang sesungguhnya ?, sudahkah kita memperlakukan mereka dan membimbing mereka sesuai tahapan perkembangannya ?, ……………………….. dan yang terpenting adalah apakah kita telah menuntun mereka untuk menemukan sebuah lingkungan belajar yang mampu mengembalikan mereka kepada fitrahnya ?.

Sebuah lingkungan belajar yang mampu membangun konsep diri mereka dengan matang, yang mampu mengikatkan hubungan cinta sebuah keluarga, mampu membuat mereka memiliki conventional social knowledge yang baik. Memiliki ketrampilan hidup untuk menolong dirinya sendiri dan orang lain, hingga sebuah lingkungan yang bisa mengajarkan kepada mereka untuk selalu ‘menggigit’ Al-Qur’an dan Sunnah dengan gigi geraham mereka yang kuat, agar di zaman apapun mereka berada nanti, mereka akan siap dan selalu siap dengan fitrahnya menjadi rahmatan lil’alamiin, penebar  manfaat, pengukir prasasti kebanggaan orangtua.

Karena hanya Lillaah…. Dan Lillaah semua upaya ini kami kembalikan.

 

OPEN DAY KB/TK/SD/SMP ISLAM TERPADU AL-LAUZAH

—————– Sabtu, 1 Oktober 2016  —————–

Registrasi dengan format :

SITA_nama anak_tanggal lahir anak_ kelas tujuan

 

Contoh :

SITA Neneng 14 April 2005 SMP

 

Kirim melalui wa :

0812 8447 8347

 

# kb # tkit # sdit # smpit

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *