
Ibadah puasa memiliki manfaat untuk kesehatan bagi yang menjalankan, termasuk buah hati kita yang telah belajar menjalankan ibadah puasa sejak dini. Namun ternyata, tidak hanya manfaat kesehatan yang dapat ananda rasakan.
Menurut Psikolog Anak, Sani B. Hermawan, yang paling bagus mengajarkan anak puasa yakni dengan cara memperkenalkan pada bulan puasa. Memperkenalkan pada anak bahwa umat Islam menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan.
Perkenalan itu memiliki manfaat di antaranya adalah:
- Ibadah puasa mengajarkan kedisiplinan bagi anak
Kedisiplinan sangat penting diajarkan mulai sedini mungkin karena akan melatih ananda disiplin dalam segala hal yang dikerjakannya saat sudah besar nanti. Salah satunya adalah dengan berpuasa ananda akan diajarkan kedisiplinan soal waktu. Misalnya bangun untuk makan sahur, membimbing ananda untuk berdoa sebelum sahur, begitu juga saat berbuka puasa membimbing ananda untuk doa berbuka puasa dan bersyukur bahwa ananda telah menyelesaikan puasa dengan sungguh-sungguh.
- Puasa mengajarkan rasa empati
Rasa empati menjadikan ananda peduli pada lingkungan sekitar. Rasa empati dapat timbul dari kebiasaan salah satunya dengan berpuasa. Menjalankan puasa mengajarkan ananda berempati menghargai setiap hal yang di dapatnya dalam skala kecil mulai dari makanan dan minuman, berbagi manfaat air putih bersama temannya dan mengajarkan bahwa di luar sana banyak anak yang mengalami nasib tidak seberuntung kita.
- Puasa menjadikan tubuh anak lebih sehat
Sudah banyak penelitian yang membuktikan manfaat puasa bagi kesehatan tubuh manusia. Puasa membantu pola makan ananda menjadi teratur. Waktu makan dengan puasa sudah ditentukan yakni pada saat sahur dan berbuka puasa.
- Puasa megajarkan kejujuran bagi anak
Sikap jujur sudah sangat langka pada zaman sekarang ini. Dengan berpuasa sikap jujur sudah ditanamkan pada anak, anak berpuasa melatih mereka untuk jujur pada Ayah Bunda, teman-teman dan juga pada diri ananda sendiri. Jujur pada diri sendiri didapat dengan mereka menyadari harus menahan rasa lapar, rasa haus dan sikap mereka. Ini karena ananda sadar bahwa mereka sedang berpuasa.
Dan ternyata dengan mengajarkan ananda berpuasa sejak dini sangat baik untuk kesehatan. Sehingga ananda menjadi disiplin dan memiliki rasa empati terhadap teman–teman dan lingkungannya.
Semoga bermanfaat.
Sumber :
https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id.


