Oleh Febi Firmansyah
Pernahkah anda suatu ketika mengalami kondisi terpuruk misalnya dipecat dari perusahan tempat anda bekerja atau gagal mencapai sesuatu yang anda impikan atau selalu mengalami kondisi yang tidak membahagiakan ? tentunya setiap orang pasti pernah mengalami kondisi terpuruk atau bahkan lebih terpuruk lagi dari apa yang saya tuliskan diatas.
disamping itu, saya juga ingin bertanya kepada anda pernahkan anda mengalami kondisi yang selalu membahagiakan misalnya anda memenangkan sebuah tender dalam perusahaan tempat anda bekerja atau anda mungkin pernah meraih juara di salah satu cabang olahraga tertentu atau rumah tangga yang anda jalankan berjalan dengan harmonis. ya tentunya setiap orang pasti pernah mengalami kondisi bahagia yang berbeda-beda.
semua yang terjadi pada alam semesta ini khususnya pada manusia terjadi tidak hanya atas kehendak Allah semata, tetapi ada pemicunya kenapa manusia bisa mengalami kondisi tersebut.
Allah menciptakan manusia dengan bentuk yang sempurna dengan berbagai kelebihanya dan keunikanya. Allah Juga memberikan akal pada diri manusia sehingga mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk ketika berpikir dan bertindak.
ketika manusia berpikir dengan akalnya maka setiap pikiran dan tindakan pasti akan selaras dengan apa yang diperintahkan oleh Allah dan akan menjauhi apa yang dilarang oleh Nya sehingga manusia tersebut pasti selalu cenderung untuk berpikir positif.
Begitu juga sebaliknya ketika manusia berpikir tanpa melibatkan akalnya maka setiap pikiran dan tindakan akan jauh dari apa yang diperintahkan oleh Allah Swt sehingga kemungkinan besar manusia tesebut cenderung banyak berpikir negatif dalam hidupnya.
ketika manusia selalu berpikir positif dalam hidupnya dan dalam setiap keadaan apapun, maka pikirannya akan menggerakan alam semesta ini untuk mendukung segala keinginan manusia itu, sebagaimana firman Allah dalam Q.S Lukman ayat 20, “Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukan untuk (kepentingan)mu apa yang ada dilangit dan apa yang ada di bumi dan menyempurnkan untukmu nikmat-Nya lahir dan bathin … “ dari ayat ini maka bisa dipastikan kondisi yang membahagiakan baik barupa rizki, kesehatan, kelapangan dan lain sebagainya akan selalu hadir untuk manusia tersebut.
begitu juga sebaliknya ketika manusia selalu berpikir negatif dalam hidup dan dalam kondisi apapun, maka Alam semesta juga akan mendukung pikiran negatifnya.
Dari fenomena-fenomena yang terjadi pada setiap manusia diatas yang menjadi penyebab manusia mengalami kondisi yang membahagiakan atau kondisi terpuruk adalah Pikiran. Maka berhatilah-hatilah dengan pikiran anda dan mulailah untuk menata pikiran anda ke arah yang positif.



